Jakarta, FaktualNews.id – Ratusan kepala daerah terpilih berkumpul di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Rabu,19/02/2025 pagi untuk mengikuti gladi bersih jelang pelantikan serentak yang akan digelar besok, Kamis (20/2/2025).
Meski diguyur hujan deras, para kepala daerah tetap mengikuti rangkaian latihan dengan penuh disiplin. Mereka berdiri di bawah satu tenda besar sebelum mendapatkan arahan dari pelatih, termasuk latihan sikap tegap, hormat, hingga baris-berbaris di tempat.
Pantauan media ini di lokasi menunjukkan semangat para kepala daerah tetap membara. Bahkan, meskipun basah kuyup, mereka tetap menjalani gladi dengan serius.
Tak hanya kepala daerah, rombongan Band Gita Praja IPDN juga terlihat berlatih di tengah hujan, mempersiapkan diri untuk turut memeriahkan acara pelantikan.
Di antara ratusan kepala daerah yang hadir, H. Edison, S.H, M.Hum – Ir Hj Sumarni, M.S.i Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Muara Enim tampak bersemangat. Keduanya, yang mengenakan pakaian putih dengan celana hitam seragam dengan kepala daerah lain, menyempatkan diri menyapa warga Kota Lubuk Linggau yang hadir di lokasi gladi.
Sebelumnya, pada Selasa (18/2/2025), para kepala daerah juga telah mengikuti sesi gladi kotor yang dipimpin langsung oleh aparat kepolisian. Latihan ini menjadi bagian dari persiapan teknis sebelum mereka melangkah ke Istana Negara untuk mengikuti pelantikan.
Menurut Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, gladi bersih ini menjadi tahap akhir sebelum seremoni pelantikan di Istana Kepresidenan. “Gladi bersih ini memastikan kesiapan kepala daerah dalam prosesi pergeseran menuju Istana dan saat di Istana nantinya,” ujar Bima Arya.
Kementerian Dalam Negeri sebelumnya telah mengundang para kepala daerah untuk menjalani pemeriksaan kesehatan pada 16-17 Februari 2025 sebagai bagian dari persiapan menjelang pelantikan.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan melantik 481 dari 505 kepala daerah terpilih secara serentak pada Kamis (20/2/2025) di Istana Negara, Jakarta.
Pelantikan ini menjadi momen penting dalam kepemimpinan daerah, menandai awal kepemimpinan baru di berbagai wilayah di Indonesia.
Laporan : Hendra










