Dana Pemeliharaan Sekolah Tidak Sesuai ormas KINProjamin Siap Laporkan Kepala sekolah.

Faktual.News Empat Lawang. Komando investigasi nasional projamin (KINProjamin) DPC 121empat lawang mengkritisi penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Menengah atas Negeri (SMAN) di kabupaten empat lawang.

ORMAS KINProjamin menduga adanya indikasi pengelolaan yang tidak sesuai dengan nominal dana BOS yang diterima dan dikeluarkan oleh pihak SMA.

“Pencairan Dana BOS ini dikeluarkan tiga kali dalam setahun dalam jumlah yang fantastis. Dari jumlah yang diterima sangat tidak sesuai dengan apa yang sudah dikelola oleh pihak SMA ” ujar ujang ketua DPC KINProjamin DPC empat Lawang (17/5/2023).

“Pencairan dana BOS diterima dalam tiga tahapan, pada bulan Februari, Juli dan Oktober 2022,” ungkapnya.

Ia mengatakan, hal itu sangat disayangkan apabila dana BOS dengan jumlah yang fantastis tidak tepat dalam pengelolaannya.

Sebagai kontrol sosial, ujang bersama DPW KINProjamin Sumsel menginginkan transparansi atas pengelolaan dana BOS tersebut.

“Untuk SMA yang ada di kabupaten empat Lawang kami lebih terfokus atas pemeliharaan sekolah tidak sesuai dengan hasil yang ada,” tegasnya.

Bersama DPW KINProjamin Sumsel, ujang akan melaporkan ke pihak Kejati sumsel jika ditemukan ketidakwajaran pengelolaan dana BOS di SMA  empat Lawang.

“Tentu kami siap melaporkan hal ini ke pihak Kejati untuk melakukan pemeriksaan kepada pejabat sekolah, terutama Kepala Sekolah SMA  pungkas Ujang.by (markian)