GMNI OGAN ILIR SERUDUK POLRES OGAN ILIR TERKAIT VIRALNYA VIDIO OKNUM KADES KECAMATAN RAMBANG KUANG AJAK MASYARAKAT PILIH SALAH SATU CALON CALEG.

Palembang _ Faktual.News.Ogan Ilir.

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Ogan Ilir mendatangi Polres Ogan Ilir , perihal kejelasan Penyelesaian hukum atas viral nya video oknum Kades di kecamatan Rambang kuang yang mengajak masyarakat untuk memilih salah satu caleg.

Samuel selaku Ketua DPC  GMNI Ogan Ilir  mengatakan, bahwa negara ini adalah Negara Hukum sehingga Penegakan Hukum harus ditegakkan, apa yang menjadi Persoalan hari ini menjadi tanda tanya besar, sehingga kami perlu menerima kejelasan atas kasus keberpihakan oknum kades  ini dalam momentum Pemilu ini.

Berdasarkan surat yang GMNI layangkan kepada Polres Ogan Ilir berisikan kajian hukum di UU Pemilu No 7 tahun 2017 PasalPasal 280,ayat (2), disebutkan bahwa perangkat desa termasuk ke dalam pihak yang dilarang diikutsertakan oleh pelaksana dan atau tim kampanye dalam kegiatan kampanye pemilu.

Selain tidak boleh diikutsertakan dalam kampanye, perangkat desa, sebagaimana dijelaskan dalam ayat (3) juga ,dilarang menjadi pelaksana dan tim kampanye pemilu. Kemudian Dalam Pasal 494 dijelaskan bahwa setiap aparatur sipil negara, Anggota TNI dan Polri, Kepala Desa, Perangkat Desa, dan atau anggota badan Permusyawaratan desa yang melanggar larangan sebagaimana dimaksud Pasal 280 ayat (3), Pidana dengan paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp12 juta.

Samuel menambahkan bahwa jelas hal ini menjadi perhatian publik sebab kasus ini terkesan tidak memiliki titik penyelesaiannya. Kami hanya meminta Transparansi terkait Penyelesaian kasus, secara UU sudah jelas bahwa Oknum Kades melakukan Pelanggaran, sekarang tinggal bagaimana tindak lanjutnya, berkeadilan atau bagaimana jelas nya .

by : Rm Dodi Zulfikri.