Example 728x250

PT MPC Kangkangi Kesepakatan Bersama Pemkab Muara Enim

Muara Enim, Faktual.News Sumsel. — Pemerintah kabupaten Muara Enim, akhirnya menghentikan aktivitas pengangkutan batubara PT Musi Prima Coal (MPC) di jalur Sungai Lematang.

Keputusan itu terungkap dalam Rapat Pembahasan, yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Ir Yulius M.Si didampingi Junaidi SH MHum selaku Kadishub serta dihadiri juga dari beberapa perwakilan OPD, Kabag di lingkup Pemkab, Para Kades di Muara Enim dan Perwakilan Management PT MPC sendiri.

Dalam rapat tersebut,Yulius mengungkapkan bahwa rapat itu dilakukan untuk membahas banyaknya laporan dari 15 Kepala desa yang ada di kecamatan Empat Petulai Dangku dan kecamatan Sungai Rotan, kabupaten Muara Enim, serta masyarakat di sekitar wilayah operasi PT MPC.

Di antaranya persoalan air sungai yang semakin keruh, adanya tanah longsor di area permukiman warga dan adanya kerusakan pada usaha tambak ikan warga, serta masih banyak lagi lainnya.

Setelah mendengar sejumlah penjelasan, saran dan pendapat dari peserta rapat maka akhirnya Sekda Yulius menyepakati hasil rapat, salah satunya menghentikan seluruh kegiatan angkutan batubara PT MPC.

“Seluruh kegiatan angkutan PT MPC, yang melalui aliran sungai lematang dihentikan sampai dengan menunggu hasil rapat Dinas Perhubungan provinsi Sumatera Selatan,” terangnya.

Namun belum berkelang satu hari PT MPC tetap melaksanakan kegiatan tersebut,seolah olah tidak memperdulikan Berita Acara yang sudah disepakati bersama dan di ketahui oleh pemerintah Kabupaten Muara Enim,dalam hal ini Sekda Yulius,

Kadishub Muara Enim juga menambahkan, terkait masih belum lengkapnya izin pelayaran dan perizinan lainnya,tentu nya hal  ini PT MPC harus mengerti dan menyadari akan persoalan ini.

“Kemudian, beliau mengatakan izin alur pelayaran belum ada, dan harus dilengkapi sesuai dengan aturan ketentuan dan perundang-undangan”.

Rapat koordinasi dengan para Kepala Desa ini juga,membahasan terkait kegiatan pengangkutan batubara melalui sungai lematang,tentunya meliputi izin dermaga serta izin rekomendasi pengangkutan batubara tersebut yang akan di kaji dan jika memang telah sesuai dengan kajian nya,maka  Dinas Perhubungan provinsi Sumatera Selatan,” akan mengeluarkan izin tersebut ungkap.” Junaidi.

Kadishub Provinsi sumatera selatan Ari Narsa dikonfimasi media via whatapps mengatakan ” terima kasih atas infonya, kami akan cek lapangan” tutupnya.

( Red ) )