POLTEKPAR PALEMBANG SESALKAN DJ SINTA UNGGAH VIDEO ‘DUGEM BARENG KAPORADI.

Faktual.News_PALEMBANG Rabu, 06 Des 2023 17:53 WIB Viral video mahasiswa Poltekpar Palembang dugem di kampus. (Tangkapan Layar Video)

Jakarta – Pihak kampus Poltekpar Palembang angkat bicara soal mahasiswanya yang dinarasikan dugem di kampus. Pihak kampus menyayangkan aksi DJ Sinta dalam video itu.

Direktur Poltekpar Palembang Anwari Masatip mengatakan video yang di-upload disc jockey (DJ) Sinta Mispan sudah diedit dengan musik remix.

Sebab, menurut Anwari, pihak kampus sudah melihat video asli mentahan Sinta dengan lagu lebih soft. Hasil editan itu kemudian diunggah di akun TikTok milik Sinta.

Yang sangat disayangkan adalah saat di-upload memilih terminologi yang bisa menggiring opini masyarakat. Seperti saya juga pastinya akan memberikan kesan negatif melihat kegiatan itu, apalagi ditulis Dugem bareng Kaprodi, pasti persepsinya negatif,” ujar Anwari dilansir detikSumbagsel, Rabu (6/12/2023).

Baca artikel detiknews, “Poltekpar Palembang Sesalkan DJ Sinta Unggah Video ‘Dugem Bareng Kaprodi'”

 

Yang sangat disayangkan adalah saat di-upload memilih terminologi yang bisa menggiring opini masyarakat. Seperti saya juga pastinya akan memberikan kesan negatif melihat kegiatan itu, apalagi ditulis Dugem bareng Kaprodi, pasti persepsinya negatif,” ujar Anwari saat menggelar dalam press conference, Rabu (6/12/2023).

Dia menjelaskan video yang beredar di media sosial itu merupakan pesta yang dilakukan di restoran area Poltekpar Palembang pada Rabu (29/11/2023) malam pekan lalu.

“Kegiatan itu digelar 29 November 2023 dan memang betul terjadi di Poltekpar Palembang, tepatnya di restoran praktik mahasiswa,” ujarnya.

Ia menyebut, pesta itu merupakan rangkaian dari bagian kegiatan yang digelar mulai pukul 17.00 WIB – 20.30 WIB. Salah satu kegiatannya adalah video yang viral tersebut.

“Mungkin sekitar 20 menit akhir kegiatan itu dan memang ada pelaku seninya, DJ Sinta,” jelasnya.

Dalam press conference itu juga hadir Sinta Mispan bersama managernya. Anwari juga telah mengingatkan Sinta bahwa kampus merupakan tempat sakral dan sebagai tempat mendidik.

“Kami juga meminta Sinta untuk men-take down video untuk mengurangi tendensi atau miss komunikasi. Sekaligus untuk meluruskan situasi yang ada,” ungkapnya.

Setelah video itu viral, dia mengaku telah melihat sejumlah komentar negatif yang ditujukan terhadap Poltekpar. Untuk itu, dirinya secara pribadi dan kelembagaan meminta maaf telah membuat gaduh atas beredarnya video itu hingga membuat heboh pemberitaan di media sosial.

“Hampir semua memberi teguran dan masukan, kami memaklumi dan menerimanya. Kami juga akan melakukan evaluasi,” ujarnya.

by :Rm Dodi Zulfikri. id