Example 728x250

Sejumlah Kontraktor Dana DAK mulai cemas.

Faktual. News Empat Lawang. Sejumlah kontraktor yang terlibat dalam proyek pekerjaan pisik yang dana nya bersumber dari Dana alokasi khusus(DAK) mulai cemas pasal nya Sampay saat ini uang yang bisa di cairkan baru termin pertama alias 30 persen.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu kontraktor yang kami temui di DPKAD tadi siang saat ia menanyakan perkembangan berkas tagihan nya di DPKAD.

GL, menceritakan kepada awak media kalau dia sekarang sudah mulay cemas denggan kondisi sekarang ini bagaimana tidak pak saya baru kali ini main proyek tetapi cara pencairan nya bisa rumit seperti ini.

Terus terang pak saya kemaren ditawari pekerjaan di dinas pendidikan yang dana nya bersumber dari DAK saya langsung mau sebab setau saya kalau dana DAK ini tidak mungkin terhambat asal laporan progres ke pusat ada perkembangan tetapi nyatanya seperti ini.

Yang saya heran kok dana alokasi khusus bisa terhambat dalam pencairan padahal setau saya kalau dana DAK itu rekening tersendiri tidak ada kaitannya dengan kas daerah (Kasda) tapi nyatanya sama dengan APBD jadi tidak ngerti kami pak kata GL denggan bada kesal.

Saat tim coba kompirmasi denggan kepala dinas DPKAD Iwan Mike mengatakan kalau Dana DAK sudah ada tinggal nunggu peripikasi dari inspektorat dan insyaallah bulan ini kita bayar kan ucap Iwan kepada pewarta tadi siang.

Untuk mengali keterangan lebih lanjut tim coba menghubungi kadis inspektorat Yulius Sugiarta via pesan singkat di no.0813.727269… menjelaskan kalau Dana alokasi khusus (DAK) dinas pendidikan sekarang ini lagi proses tapi kalau untuk gaji perangkat Desa saya tidak tahu coba tanya DPKAD kata nya.

Jadi untuk saat ini kita tunggu Sampay proses di inspektorat selesai dulu baru bisa di cairkan tetapi kita tidak tahu kapan proses itu akan selesai.  (uj)